Translate

Cara Melanjutkan Baca

cara downlaod File :

1. klik file yang akan di download
2. tunggu sampai muncul "SKIP AD" (pojok kanan atas) dan klik "skip ad"
3. klik unduh
4. lalu tunggu 20 detik mengunduh file tersebut

atau cuma ingin melanjutkan BACA Blog :

1. klik file yang akan di buka
2. tunggu sampai muncul "SKIP AD" (pojok kanan atas) dan klik "skip ad"
Ada kesalahan di dalam gadget ini
http://seputarduniapengetahuan.blogspot.com/. Diberdayakan oleh Blogger.

Pengunjung Saya


free statistics

Pengikut

Minggu, 23 September 2012
PEMAAFAN
pemaafan merupakan perubahan serangkaian perilaku dengan jalan menurunkan motivasi untuk membalas dendam, menjauhkan diri atau menghindar dari perilaku kekerasan dan meningkatkan motivasi ataupun keinginan untuk berdamai dengan pelaku Gustafson (1999), mendefenisikan pemaafan kedalam lima point yaitu adanya; deciding, punishing, perceiving an injustice, taking action, experiecing emotional relief. Worthington & Wade (1999), mendefinisikan pemaafan sebagai suatu pilihan internal korban (baik sengaja maupun tidak) untuk melepaskan rasa tidak memaafakan dan untuk mencari perdamaian/rekonsialisasi dengan pelaku jika aman, bijaksana, dan mungkin untuk dilakukan. pemaafan adalah perubahan serangkaian perilaku dengan jalan menurunkan motivasi untuk membalas dendam, menjauhkan diri atau menghindar dari pelaku kekerasan dan meningkatkan motivasi atau keinginan untuk berdamai dengan pelaku.

SENYUM 
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), didefinisikan sebagai gerak tawa ekspresif yang tidak bersuara untuk menunjukkan rasa senang, gembira, suka, dan sebagainya dengan mengembangkan bibir sedikit. Dalam teks agama, senyum bernilai ibadah karena dianggap memiliki kesamaan dengan sedekah. Orang telah dianggap bersedekah hanya dengan tersenyum kepada orang lain. Dalam fisiologi, senyum adalah ekspresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di bibir atau kedua ujungnya, atau pula di sekitar mata. Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah engkau sekali-kali meremehkan suatu kebaikan, walaupun itu hanya sekadar untuk menemui saudaramu dengan wajah ceria”(HR. Muslim). Hadits ini menyiratkan bahwa wajah ceria adalah wajah yang selalu tersenyum. Dengan tersenyum, wajah nampak ceria tanda kebesaran jiwa dan kelapangan hati. Keceriaan wajah mengesankan ekspresi simpatik dan menyenangkan kepada siapa saja. Suasana hangat, akrab dan penuh keharmonisan akan terbangun dengan wajah ceria sambil tersenyum. Menurut David Song, MD, FACS., ahli bedah plastik Universitas Chicago Hospital, saat tersenyum, otot mata mengerut, dua otot sudut bibir tertarik, otot di sekitar hidung juga, dua otot disudut mulut bergerak naik, dan dua otot lagi membuat bibir melebar. Kalau dihitung, ada 12 otot wajah yang bergerak saat seseorang tersenyum. Saat merengut, otot yang bergerak hanya sebelas. Sementara senyuman palsu hanya menggerakan dua otot yaitu di sudut bibir. Psikolog Tika Bisono mengemukakan bahwa senyum termasuk proses penting bagaimana seseorang itu mampu menerima kehidupannya. Berawal dari senyum semua hal akan terasa lebih ringan, sebab senyum dapat menstimuli seseorang berpikiran positif dan menghadirkan sikap yang lebih tulus dalam mengerjakan sesuatu. Kemampuan tersenyum itu juga terkait dengan kadar kematangan seseorang dalam menyikapi problema kehidupan. Ketidakmampuan seseorang menerima keadaan dan selalu berpikir negatif merupakan faktor penyebab susah tersenyum. Seorang psikolog di Universitas Michigan bernama Prof. James V. McConnell mengatakan bahwa, “Orang yang tersenyum cenderung mampu mengatasi, mengajar, dan menjual dengan lebih efektif, serta mampu membesarkan anak-anak yang lebih bahagia. Ada jauh lebih banyak informasi tentang senyuman daripada sebuah kerut di kening. Karena senyum itulah yang mendorong semangat, alat pengajar yang jauh lebih efektif daripada hukuman.”

Manfaat senyum secara psikologi 
1. dapat mengurangi tingkat stres
2. meningkatkan kekebalan secara psikologis
3. memicu perasaan optimis
4. dapat meningkatkan hubungan baik dengan orang lain.

Manfaat senyum untuk penyembuhan 
1. Menghilangkan Stress
2. Menurunkan Tekanan Darah
3. Membuat Awet Muda
4. Meningkatkan Imunitas
5. Melepas Endorphin, Pemati Rasa Alamiah dan Serotonin
6. Membuat Positive Thinking
Dale Carnegie dalam bukunya yang terkenal, “Bagaimana Anda Mendapatkan Teman dan Mempengaruhi Manusia” menuliskan: “Ingatlah, bahwa senyum tidak membutuhkan biaya sedikitpun, bahkan membawa dampak yang luar biasa. Tidak akan menjadi miskin orang yang memberinya, justru akan menambah kaya bagi orang yang mendapatkannya. Senyum juga tidak memerlukan waktu yang bertele-tele, namun membekas kekal dalam ingatan sampai akhir hayat. Tidak ada seorang fakir yang tidak memilikinya, dan tidak ada seorang kaya pun yang tidak membutuhkannya.”

Skenario Pelaksanaan Terapi Senyum
Tujuan :
 Jumlah peserta : 50
Peserta Waktu : 90 Menit
Alat dan Bahan : -
Tempat : Indoor
Sesi Mekanisme instruksi/ Langkah-langkah Tujuan Material Penyaji Ket Sesi I Pembukaan 1. Buka sesi dengan salam hormat, perkenalkan jati diri dan aktifitas sehari-hari anda. Bersikaplah simpatik, harmonis dan familiar. Ciptakan kesan serius tapi santai dan profesional, serta ciptakan suasana penuh keakraban dan persahabatan 2. Fasilitator atau pemandu menyampaikan fokus utama, tujuan terapi dan Mekanisme-Instruktif/ Langkah-langkah terapi. Sampaikan secara singkat, jelas, padat dan mudah difahami seluruh peserta. Mengenalkan kepada para peserta tentang materi yang akan diberikan dalam pelatihan Fasilitator Sesi II Energizer Energizer 1. Peserta membentuk lingkaran, dan peserta diminta untuk menyebutkan nama panggilan masing-masing. kemudian fasilitator memberikan instruksi berupa: “Sebut nama peserta disamping kiri anda saat saya menunjuk peserta dengan kata ZAP. Sebut nama peserta di samping kanan anda apabila saya menunjuk peserta dengan kata ZIP.” 2. 3. Instruksikan kepada peserta untuk konsentrasi mengikuti energizer. Lakukan berulang- ulang sampai peserta mencapai titik konsentrasi dan tidak ada kesalahan. Kalau ada peserta yang tidak bisa menyebutkan nama, maka dia harus memperkenalkan dirinya secara singkat dan meminta maaf kepada teman yang dia lupa namanya. Melatih dan mengembalikan konsentasi agar peserta siap mengikuti terapi Flip Chart, Spidol Fasilitator Sesi III Pemaafan Fasilitator menyampaikan beberapa instruksi: 1. Prolog tentang pentingnya memaafkan. 2. Fasilitator meminta para peserta untuk mengisi tabel yang terdiri dari tiga kolom. Kolom pertama diisi dengan waktu, kolom kedua diisi dengan peristiwa dan kolom terakhir diisi dengan orang lain atau diri sendiri. Pada tabel itu peserta diminta untuk menuliskan peristiwa-peristiwa apa saja yang terjadi pada saat anak-anak dan remaja yang membuat peserta merasa sakit hati, benci, dendam dan sebagainya. Setelah itu dituliskan pula siapa saja yang terlibat dalam peristiwa itu, apakah diri sendiri atau orang lain. 3. Pada saat peserta sedang menuliskan pada tabel, fasilitator mulai memutar lagu instrumen untuk membangkitkan emosi para peserta. 4. Fasilitator meminta para peserta untuk memejamkan mata agar bisa mendalami emosi yang sedang mereka rasakan 5. Kemudian fasilitator memberikan intervensi kognitif berupa sugesti-sugesti agar para peserta bisa mengingat hal-hal yang belum bisa dimaafkan oleh peserta. 6. Relaksasi 7. Peserta diminta untuk membuka mata Membuat peserta mengingat kembali tentang hal yang belum bisa mereka maafkan. Kertas, instrument, speaker Sesi IV Senyum 1. Setelah peserta membuka mata, fasilatator memberikan instruksi: “salah satu bentuk wujud memaafkan adalah mampu untuk memberikan senyuman” 2. Bentuk senyuman menggunakan rumus 2-2-8, yaitu menarik ujung bibir ke sisi kanan 2 cm, sisi kiri 2cm, kemudian menahan selama 8 detik. 3. Peserta diminta untuk saling menyalami antar peserta yang lain dengan tetap memberikan senyum 2-2-8 4. Peserta yang jalan berkata “maafkan saya, yaa”. Peserta yang disalami / diam berkata, “iya, saya maafkan”. Sesi V Evaluasi dan Penutup 1. Fasilitator memberikan evaluasi atas sesi yang telah berlangsung 2.  

DAFTAR PUSTAKA 

http://bioenergicenter.com/artikel/terapi-senyum-ibadah-yang-menyehatkan http://beritaunik75.blogspot.com/2011/07/senyum-terapi.html
http://www.terapitertawa.com/?manfaat-senyum-bagi-kesehatan-jiwa-raga,75 http://ceptiikegitu.student.umm.ac.id/download-as-pdf/umm_blog_article_28.pdf

Untuk hasil yang lebih lengkap dan mudah dibaca dalam bentun microsoft word, silahkan download disini.

Related Post



0 komentar:

Popular Posts

Berita Hari Ini